PALANGKA RAYA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang V Tahun 2026 yang diikuti 277 peserta dari berbagai instansi di Kalimantan Tengah.
Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung sejak 23 Februari hingga 8 Mei 2026 di Kampus BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah.
Peserta berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah, Universitas Palangka Raya, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Selama pelatihan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang mencakup penguatan kompetensi teknis, pembentukan karakter ASN, penyusunan dan implementasi aktualisasi, serta evaluasi sikap dan perilaku.
“Berdasarkan hasil evaluasi yang meliputi aspek akademik, rancangan dan pelaksanaan aktualisasi, sikap perilaku, serta kompetensi teknis, seluruh peserta Latsar CPNS Gelombang V Tahun 2026 dinyatakan lulus,” ujar Nunu Andriani.
Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Penutupan Latsar dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Sunarti menegaskan bahwa keberhasilan mengikuti Latsar harus menjadi awal pengabdian sebagai ASN yang berkualitas.
“Jangan pernah berhenti belajar, berinovasi, dan menjaga integritas. Jadilah ASN yang mampu memberikan solusi, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, serta menjadi bagian dari perubahan menuju birokrasi yang semakin profesional,” kata Sunarti.
Kegiatan penutupan turut dihadiri para widyaiswara BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah serta seluruh peserta Latsar CPNS Gelombang V Tahun 2026.
