Palangka Raya – Dewan Wilayah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Tengah menggelar rapat penting untuk merumuskan langkah strategis dalam memperkuat perjuangan masyarakat adat.
Rapat ini berlangsung pada Senin, 16 Desember 2024, di Rumah AMAN Kalteng, Kota Palangka Raya, dan dihadiri oleh tiga anggota pengurus Dewan Wilayah AMAN Kalteng.
Ketua Dewan Wilayah AMAN Kalteng, Isang, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan program organisasi yang telah diatur dalam Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/ART).
“Rapat rutin ini bertujuan untuk melakukan monitoring, evaluasi, dan memberikan rekomendasi terkait hal-hal penting bagi organisasi,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan hak ulayat, kebijakan, serta perlindungan tanah dan hutan adat. Selain itu, rapat juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar pengurus dan mengevaluasi program kerja yang telah berjalan.
Isang menegaskan pentingnya advokasi yang dilakukan AMAN bagi masyarakat adat yang kerap menghadapi kriminalisasi. “Saya sudah cukup lama berkecimpung di AMAN Kalteng, dan cita-cita besar kita adalah untuk terus mengadvokasi masyarakat adat yang sering mengalami kriminalisasi,” jelasnya.
Diskusi dalam rapat ini menitikberatkan pada penyusunan langkah monitoring dan evaluasi, penguatan sinergi antar pengurus, serta penetapan prioritas perjuangan di masa mendatang. “Banyak masalah yang kita bahas hari ini, mulai dari kehidupan adat, budaya, hingga politik.
Kehadiran AMAN diharapkan bisa menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat adat,” tambah Isang.
Rapat ini menjadi momentum penting bagi AMAN Kalteng untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di tengah tantangan yang semakin kompleks, seperti konflik pengelolaan sumber daya alam dan kebijakan yang kurang berpihak pada masyarakat adat.
Sebagai langkah ke depan, AMAN Kalteng berencana untuk mengadakan rapat serupa sebanyak tiga kali pada tahun mendatang. “Harapannya, rekomendasi dari rapat ini bisa menjadi landasan bagi kita dalam menyusun program kerja ke depan,” pungkas Isang. Nv//01
![]()
