PULANG PISAU — CAA Group Pulang Pisau melalui anak perusahaannya, PT Citra Agro Abadi (CTAA) dan PT Agrindo Green Lestari (AGL), memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.
Perusahaan menyiapkan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam serta personel terlatih yang siap dikerahkan untuk membantu penanganan apabila ditemukan titik api, baik di sekitar wilayah operasional maupun kawasan sekitarnya.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat “Stop Karhutla” yang disampaikan Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K, M.Si.
Jajaran kepolisian bersama perusahaan dan masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan terhadap sejumlah kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Banama Tingang dan Kecamatan Kahayan Tengah.
Di Kecamatan Banama Tingang, hari ini tgl 2 September, di Desa Manen Peduran, penanganan karhutla dilakukan Kapolsek Banama Tingang IPDA Fasca Candra Lukmana, S.S bersama anggota Polsek Banama Tingang dengan melibatkan tim dan sapras dari PT AGL dan PT CTAA yang responsif saat dibutuhkan Polsek.
Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan api segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke kawasan lainnya. Kebakaran yang terjadi di sekitar permukiman diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan oleh oknum masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pembakaran lahan, baik disengaja maupun akibat kelalaian, berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, terlebih saat kondisi lahan semakin kering akibat musim kemarau.

Sebagian wilayah Kabupaten Pulang Pisau juga memiliki karakteristik lahan gambut dan vegetasi kering yang mudah terbakar. Api yang awalnya muncul pada satu titik dapat dengan cepat menjalar apabila tidak segera dilakukan pemadaman dan pendinginan.
Sementara itu, penanganan karhutla di Kecamatan Kahayan Tengah juga terus dilakukan. Berdasarkan data Polsek Kahayan Tengah bahwa minim nya sumber air yang menjadi perhatian dalam penanggulangan karhutla di wilayah tersebut menjadi cukup terkendala.
Sebelumnya, Kapolsek Kahayan Tengah IPDA Muchlis Aryanto, S.H turut melakukan pemadaman kebakaran lahan di wilayah Bukit Rawi melalui koordinasi dan kolaborasi bersama PT CTAA dan PT AGL dan per hari ini, Rabu, tanggal 2 September, akibat meluasnya titik hotspot, Kapolsek Kahayan Tengah meminta dukungan Sapras dan Tim Pemadam dari PT AGL dan PT CTAA untuk memadamkan api di Desa Bukit Rawi, Tanjung Sanggalang dan daerah transmigrasi.
Dukungan personel dan peralatan pemadam dari AGL dan CTAA yang sangat responsif dikerahkan untuk membantu proses pemadaman hingga pendinginan lahan, kami apresiasi dan respect kepada AGL dan CTAA dan kami laporkan ke pimpinan” ungkap Fasca dan Muchlis.

Kondisi kemarau yang berkepanjangan menyebabkan lahan semakin kering sehingga api berpotensi cepat membesar dan meluas.
Medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan sumber air juga menjadi tantangan bagi petugas dan tim pemadam di lapangan.
Untuk mendukung proses pemadaman, PT CTAA dan PT AGL menyiapkan sejumlah sarpras, di antaranya tandon air berkapasitas 220 liter hingga 5.000 liter yang diangkut menggunakan dump truck, mesin pompa pemadam, selang dan nozlenya, serta personel pemadam terlatih.
Dukungan tersebut membantu petugas mengendalikan kobaran api sekaligus melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api di lokasi kebakaran” imbuh Muchlis.
Plantation Controller CAA Group Regional Pulang Pisau, Mangampu T Panjaitan, mengatakan PT CTAA dan PT AGL berkomitmen menjaga wilayah konsesinya dari ancaman karhutla sekaligus siap membantu penanganan kebakaran di wilayah sekitar perusahaan.
Perusahaan juga telah membantu pemadaman Karhutla di beberapa titik sebagaimana data berikut ;
1. Desa bukit rawi bantu sapras dan tim 6 orang di Tgl 13-14 Agustus 2026
2. Desa hanua bantu sapras dan tim 5 orang di Tgl 26-27 Agustus 2026
3. Desa tumbang tarusan bantu sapras dan tim 4 orang di Tgl 28 Agutus 2026
4. Desa Goha bantu sapras dan tim 7 orang di Tgl 29 Agustus 2026
5. Desa Manen Peduran bantu sapras dan tim 5 orang di Tgl 30 Agustus sampai sekarang 2 September 2026.
6. Desa Bukit Rawi, Tanjung sanggalang, transmigrasi, bantu sapras dan tim 5 orang hari ini. Tgl 2 September 2026
“Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla, PT Citra Agro Abadi dan PT Agrindo Green Lestari berkomitmen dan berupaya maksimal menjaga konsesi tetap zero hotspot serta siap membantu penanganan karhutla di wilayah sekitar,” ujar Mangampu.
Menurutnya, perusahaan juga telah mendistribusikan sarana pemadam berupa mesin pemadam kebakaran lengkap dengan selang kepada 11 desa di Kecamatan Banama Tingang dan Kecamatan Kahayan Tengah.
Selain dukungan peralatan, perusahaan menyiapkan sarpras dan tim pemadam yang terlatih dan berkolaborasi dengan kepolisian maupun masyarakat ketika terjadi kebakaran.
Dukungan serupa juga diberikan kepada lima kelurahan di Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap wilayah sekitar sekaligus mendukung percepatan penanganan apabila sewaktu-waktu ditemukan titik api.
“Melalui koordinasi dengan Kapolsek Kahayan Tengah IPDA Muchlis Aryanto, S.H proses pemadaman dan pendinginan lahan gambut dapat dilakukan secara terkoordinasi,” tutur Pria berdarah batak ini.
Ia berharap seluruh pihak turut menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya selama musim kemarau.
“Harapan kami kepada seluruh pihak agar bersama-sama menjaga alam dan lingkungan kita serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya, sejalan dengan arahan Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji,S.I.K.,M.Si. Nv//001
![]()


