BOGOR – Ketua Bidang Advokasi dan Litigasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Irfan Aghasar, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas soliditas dan kesiapan yang ditunjukkan oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Bogor.
Menurut penilaiannya, keberhasilan partai dalam membangun organisasi yang kokoh hingga ke tingkat paling bawah merupakan modal utama yang sangat krusial dalam menghadapi kontestasi politik Pemilu 2029.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Irfan tatkala menghadiri agenda pelantikan pengurus DPD PSI Kota Bogor untuk periode 2026–2031, yang sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bertempat di Grha Solidaritas Candali, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Irfan menyebut bahwa DPD PSI Kota Bogor merupakan salah satu wilayah yang paling siap di Provinsi Jawa Barat.
Bahkan, Kota Bogor tercatat sebagai DPD pertama di Jawa Barat yang sukses melaksanakan Rakorda pasca-terbentuknya struktur kepengurusan yang baru.
Keberhasilan dalam membentuk kepengurusan hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) atau kelurahan dinilai sebagai bukti nyata atas kerja keras seluruh kader.
“Fakta bahwa kepengurusan DPRt di Kota Bogor sudah terbentuk 100 persen tidak terjadi begitu saja. Itu lahir dari konsolidasi, kerja keras, dan solidaritas seluruh kader,” ujarnya.
Capaian tersebut dinilai sangat layak untuk dijadikan teladan bagi DPD PSI di daerah-daerah lainnya.
Semangat konsolidasi yang diperlihatkan oleh para kader di Kota Bogor ini diharapkan mampu menular ke seluruh wilayah Jawa Barat, sehingga organisasi partai dapat semakin kuat menghadapi tantangan politik ke depan.
Irfan turut menyampaikan apresiasi khusus kepada Ketua DPD PSI Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, beserta seluruh jajaran pengurus yang dinilai berhasil menjaga kekompakan organisasi selama memimpin partai.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah partai politik tidak pernah lahir dari kerja seorang diri, melainkan hasil dari kerja kolektif seluruh kader.
Pesan Turun ke Masyarakat dan Landasan Politik Santun
Selain menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi, Irfan mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya muncul dan aktif ketika momentum pemilu tiba.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan dari masyarakat harus dibangun sejak jauh hari melalui kerja-kerja nyata serta kehadiran yang konsisten di tengah warga.
“Menangkan hati masyarakat terlebih dahulu sebelum memenangkan suara mereka. Jangan menunggu pemilu untuk turun ke masyarakat. Turunlah mulai sekarang dan hadir memberikan solusi bagi warga,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa corak politik yang diperjuangkan oleh PSI harus senantiasa mengedepankan kesantunan, memiliki keberanian dalam melawan segala bentuk ketidakadilan, serta tetap berfokus memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut pandangannya, kemenangan di kancah politik tidak akan pernah datang secara instan, melainkan harus dibangun melalui kerja keras, keberanian, konsistensi, dan solidaritas yang solid dari seluruh kader.
Target Elektabilitas dan Konsolidasi Dapil Jabar
Dalam kesempatan yang sama, Irfan juga sempat menyinggung hasil survei terbaru dari SMRC yang mencatat elektabilitas PSI berhasil menyentuh angka 4,1 persen pada Juli 2026.
Ia menilai capaian tersebut merupakan sebuah sinyal positif, namun ia mengingatkan agar seluruh kader tidak lantas cepat berpuas diri.
“Kalau hari ini elektabilitas sudah mencapai 4,1 persen, bayangkan bagaimana hasilnya apabila seluruh struktur partai bergerak semakin kuat hingga 2029,” katanya.
Di samping itu, Irfan mengungkapkan persiapannya untuk maju sebagai calon anggota legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat yang mencakup wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur.
Ia meyakini bahwa kemandirian organisasi serta keseriusan pengurus DPD PSI Kota Bogor akan menjadi modal penting dalam menghadapi Pemilu Legislatif mendatang.
Struktur organisasi yang telah terbentuk hingga tingkat DPRt diyakini bakal mempermudah proses konsolidasi politik sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan.
Oleh sebab itu, ia memastikan akan terus menjaga komunikasi dan bersinergi dengan DPD PSI Kota Bogor melalui berbagai agenda kepartaian.
“Ke depan kami akan saling berkoordinasi untuk mendukung berbagai kegiatan, baik yang saya laksanakan di daerah pemilihan maupun agenda yang diselenggarakan DPD, DPC, hingga DPRt. Sinergi ini penting agar konsolidasi partai terus berjalan hingga menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Menutup rangkaian sambutannya, Irfan kembali mengajak seluruh kader PSI Kota Bogor untuk senantiasa menjaga solidaritas, memperkuat konsolidasi organisasi, serta terus hadir di tengah masyarakat sebagai wujud pelayanan politik yang nyata.
Dengan struktur organisasi yang solid dan kerja sama dari seluruh kader, target kemenangan PSI pada Pemilu 2029 diyakini akan semakin terbuka lebar.
