PULANG PISAU — Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Citra Agro Abadi (CAA) di Desa Lawang Uru, Kecamatan Banama Tingang, resmi beroperasi pada Sabtu (22/11).
Peresmian ditandai dengan prosesi adat Potong Pantan yang dipimpin Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, bersama Regional Direktur Plantation CAA Group Kalteng, Ir. Rudi Pranajaya. Acara dihadiri tokoh adat, masyarakat, serta sejumlah unsur pemerintah.

Peresmian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Citra Agro Abadi (CAA) di Desa Lawang Uru tak hanya menjadi momentum penting bagi dunia usaha, tetapi juga mendapat sorotan positif dari DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, menyebut keberadaan pabrik ini sebagai peluang besar bagi masyarakat, asal pengelolaannya tetap berpegang pada aturan.
Bambang menegaskan bahwa Komisi II yang membidangi sumber daya alam mencatat CAA sebagai salah satu perusahaan yang konsisten mematuhi regulasi. Menurutnya, reputasi itu menjadi modal penting dalam mengelola industri sawit yang selama ini kerap menimbulkan polemik di daerah lain.
“Menurut catatan kami, CAA adalah perusahaan yang taat aturan. Karena itu, keberadaan pabrik ini kami aspirasi penuh. Ini peluang yang bagus untuk masyarakat, selama tetap berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Ia menilai prospek industri sawit masih kuat dan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan catatan yang sama: kepatuhan pada aturan dan keterlibatan masyarakat.
“Sawit ini ke depan prospeknya bagus dan sangat strategis untuk membangun perekonomian. Tapi syaratnya jelas: taat aturan,” katanya.

Bambang juga menyoroti potensi PKS CAA sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat sekitar. Ia meminta manajemen perusahaan membuka akses bagi petani lokal yang ingin menjual hasil kebunnya ke pabrik tersebut.
“Keberadaan pabrik ini sangat luar biasa dan memiliki posisi strategis. Harapan kami, ke depan pihak manajemen membuka ruang seluasnya bagi masyarakat yang ingin menjual hasil sawitnya. Itu menjadi catatan kami,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Bambang menyampaikan selamat atas beroperasinya PKS CAA dan mengajak masyarakat menjalin kemitraan sehat dengan perusahaan.
“Kami ucapkan selamat dan sukses. Seperti makna dalam lagu Menggantang Utus, libatkan masyarakat, dan masyarakat pun harus siap bekerja sama dengan perusahaan.”
Dengan dukungan DPRD, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat, PKS CAA diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi Banama Tingang dan menjadi contoh kolaborasi industri sawit yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Nv//001
![]()
