MANADO — Panitia Natal Nasional 2025 melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako dan meninjau gereja-gereja penerima bantuan renovasi sebesar Rp100 juta per gereja di Sulawesi Utara pada Sabtu–Minggu, 24–25 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Meilina Siregar dan Artinus Hulu, yang turun langsung bersama Ronald Saumur dan tim panitia lokal.

Selain paket sembako, rombongan juga mengunjungi bapak Yarman yang tengah menjalani perawatan di RS Siloam Manado. Sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan kepada lansia, penyandang disabilitas, nelayan, dan masyarakat kurang mampu di sejumlah wilayah, termasuk Manado, Langowan, Kakas, Bolaang Mongondow, Minahasa Utara, Sonder, Tondano, dan Desa Parepei, Kecamatan Remboken.

Langowan, sebagai kampung halaman Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menjadikan kegiatan ini memiliki makna khusus bagi masyarakat yang merasakan langsung perhatian negara melalui Panitia Natal Nasional. Penyaluran paket sembako dilakukan di beberapa titik, seperti Pasar Amongena Langowan (193 paket), GPdI Langowan (200 paket), Desa Lowian Langowan Barat (152 paket), Kelurahan Rinegertan Tondano Barat (129 paket), Gereja GMIM Bethani Sindulang Manado Utara (25 paket), Gereja GMIM Nazaret Matani Tomohon (75 paket), serta distribusi 1.067 paket di wilayah lainnya.

Meilina Siregar menekankan kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat Natal dan kepedulian sosial. “Kehadiran kami di Sulawesi Utara adalah bentuk pelayanan dan kepedulian Panitia Natal Nasional bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Artinus Hulu menambahkan bahwa bantuan disalurkan tepat sasaran dan digunakan sesuai peruntukan.

Salah satu penerima bantuan, Stenly, mengaku bersyukur karena bantuan sangat membantu kebutuhan sehari-hari. “Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum Panitia Natal Bapak Maruarar Sirait, dan seluruh Panitia Natal Nasional,” ujarnya.

Conny Rumondor, PIC Bantuan Aksi Sosial Panitia Natal Nasional di Sulut, memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan dengan prinsip pelayanan, transparansi, dan tepat sasaran. Selain itu, panitia juga memverifikasi tiga gereja penerima bantuan renovasi, yakni GPdI Koya di Tondano Selatan, GKMI Tateli di Mandolang, dan Gereja Advent Tingkaina di Manado Utara.

Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan ke makam leluhur Presiden Prabowo Subianto di Langowan sebagai penghormatan terhadap nilai sejarah dan kearifan lokal. Panitia menegaskan seluruh kegiatan merupakan bentuk nyata pelayanan Natal Nasional 2025 dalam menghadirkan kasih, kepedulian, dan solidaritas bagi masyarakat serta gereja-gereja di Sulawesi Utara.

“Kebaikan yang dilakukan dengan tulus mungkin tak selalu terlihat, tetapi dampaknya selalu hidup dan menguatkan banyak hati,” tutup panitia.