JAKARTA — Berpartisipasi dalam aksi sosial Natal Nasional 2025, Haji Garibaldi “Boy” Thohir memberikan dana beasiswa sebesar Rp10 miliar kepada 1.000 pelajar dan mahasiswa di 10 titik.
Setiap penerima memperoleh beasiswa Rp10 juta yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima melalui Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN).
Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) Zuraida Murdia Hamdie menjelaskan, Ketua Dewan Pembina YABN Haji Garibaldi Thohir menyambut baik kesempatan untuk ikut berkontribusi dalam rangkaian Natal Nasional melalui penyaluran beasiswa tersebut. “Bantuan senilai Rp10 miliar ini akan disalurkan kepada 1.000 penerima di 10 titik, masing-masing 100 beasiswa per titik,” ujarnya.
“Pak Boy tidak bisa hadir karena masih berada di luar negeri. Saya menyampaikan permohonan maaf dari Pak Boy,” kata Zuraida dalam pertemuan dengan Panitia Natal Nasional, Jumat (12/12/2025).
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Umum Natal Nasional Maruarar Sirait, Ketua Pelaksana Natal Nasional Jason Balompapueng, Sekretaris Umum Natal Nasional Raymond Simamora, Gubernur NTT Melki Lakalena, Juniver Girsang, Lambock V. Nahattand, Martin Hutabarat, serta Master Parulian Tumanggor.
Zuraida menambahkan, Haji Garibaldi “Boy” Thohir merupakan Ketua Dewan Pembina YABN, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi lokal, serta sosial-budaya.
Pada Juni 2025, YABN melakukan transformasi identitas dari Yayasan Adaro Bangun Negeri menjadi Yayasan Amanah Bangun Negeri, dengan mandat dan cakupan program yang lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui sambungan video call dari luar negeri, Boy Thohir menyampaikan apresiasi kepada Panitia Natal Nasional dan seluruh pihak yang terlibat.
“Kami berharap Natal Nasional tahun ini berjalan dengan baik serta memberikan dampak nyata dan manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan pesan utama Natal dan arahan Presiden Prabowo,” ujar Boy.
Zuraida menegaskan, YABN berkomitmen untuk terus memperluas kontribusi sosial di berbagai bidang strategis.
“Mudah-mudahan ke depan YABN dapat membantu lebih banyak lagi,” katanya, seraya menekankan fokus yayasan pada pembangunan manusia dan penguatan komunitas secara berkelanjutan.
Di bidang pendidikan, YABN menjalankan Program PAUD Berkarakter yang telah menjangkau lebih dari 11.000 siswa PAUD dan melibatkan ribuan guru di berbagai wilayah.
YABN juga melaksanakan intervensi gizi spesifik bagi anak-anak PAUD untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
Selain itu, YABN mengembangkan Program Pesantren Sejahtera guna meningkatkan kemandirian pesantren melalui penguatan kegiatan ekonomi produktif.
Dalam pengembangan sumber daya manusia, YABN mengelola program beasiswa Indonesia Bright Future Leaders yang telah memberikan beasiswa penuh kepada sekitar 1.200 mahasiswa, serta menyalurkan puluhan ribu beasiswa lain ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Program Guru Juara dan literasi juga dijalankan untuk meningkatkan kualitas pendidik dan pembelajaran.
Di sektor sosial, YABN secara rutin menyalurkan puluhan ribu paket sembako bagi masyarakat tidak mampu.
Pada tahun ini, YABN juga menyalurkan 12.000 paket seragam sekolah bagi siswa SD sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden untuk meringankan beban keluarga dan mendorong partisipasi pendidikan dasar.
Zuraida menegaskan kesiapan YABN untuk bersinergi dengan Panitia Natal Nasional.
“Kami berkomitmen untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita dalam rangkaian Natal Nasional ini. Mudah-mudahan 10 titik bantuan dapat kita putuskan bersama,” ujarnya.
Pertemuan tersebut menegaskan semangat kolaborasi lintas lembaga dan tokoh nasional dalam mendorong aksi nyata kemanusiaan, menjadikan Natal Nasional tidak sekadar perayaan seremonial, tetapi juga wujud kepedulian sosial yang berdampak luas bagi masyarakat.
