PALANGKA RAYA – Capaian program 100 hari kerja pemerintahan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo berhasil direalisasi dengan luar biasa dengan capaian lebih dari 100 persen. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan kepala daerah ini menunjukkan bukti nyata komitmen kerja melalui pelaksanaan berbagai program prioritas, yang berhasil mencapai tingkat realisasi sebesar 116,17 persen. Capaian ini dipaparkan langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur dalam konferensi pers di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, pada Senin (2/6/2025).

Program 100 Hari Kerja ini dirancang sebagai langkah awal untuk meletakkan fondasi pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Pelaksanaannya melibatkan sinergi aktif antara pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan, guna mendukung tercapainya visi Kalteng Berkah dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Beberapa capaian utama yang berhasil diwujudkan antara lain program makan bergizi gratis, pendidikan tinggi tanpa biaya, layanan kesehatan gratis, serta pembangunan infrastruktur strategis di berbagai daerah.

Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa fokus utama pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo adalah membangun sumber daya manusia dari wilayah pedalaman hingga perkotaan. Keduanya menegaskan komitmen agar masyarakat Dayak dan seluruh warga Kalimantan Tengah dapat menjadi tuan rumah sejati di tanahnya sendiri. Dalam rangka itu, sejak hari pertama masa jabatan, mereka menjalankan delapan program prioritas yang dirancang secara strategis dan terukur.

Delapan program tersebut meliputi penyelarasan arah pembangunan daerah dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, efisiensi anggaran dan penataan struktur organisasi pemerintahan, perencanaan dan implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera, penanganan dan peningkatan ruas jalan Palangka Raya–Kuala Kurun, perluasan akses listrik dan internet di wilayah terpencil, pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan banjir melalui sistem deteksi dini.

“Delapan program prioritas 100 Hari Kerja saya selaku Gubernur bersama Bapak Wakil Gubernur Edy Pratowo sudah dapat diselesaikan atau dicapai dengan baik,” ungkap Gubernur Agustiar Sabran dalam konferensi pers. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, DPRD, Forkopimda, akademisi, dunia usaha, dan tentunya masyarakat Kalimantan Tengah. Menurutnya, capaian ini bukanlah akhir, melainkan pijakan awal dari lima tahun masa kepemimpinan yang akan datang.

Wakil Gubernur Edy Pratowo juga menegaskan komitmennya bersama Gubernur untuk terus membangun Kalimantan Tengah secara inklusif dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa sinergi dan kolaborasi adalah kunci dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor. Ia juga menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam Kalimantan Tengah yang melimpah harus dikelola dengan baik demi kepentingan masyarakat lokal, agar tidak hanya dinikmati oleh pihak luar.

“Kita gali dan kita kelola dengan baik, jangan sampai kekayaan alam Kalimantan Tengah justru lebih banyak dinikmati oleh provinsi lain,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa delapan program prioritas tersebut telah dilaksanakan secara penuh selama periode 100 hari kerja, yakni dari 20 Februari hingga 30 Mei 2025. Ia menegaskan bahwa semua program tersebut telah terealisasi dengan capaian lebih dari 100 persen.

Dengan capaian dalam 100 hari kerja ini, Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo menyatakan siap melanjutkan pembangunan dengan semangat dan komitmen yang tinggi, demi mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng yang  lebih sejahtera bagi seluruh warganya. Nv//001

Loading