PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng? terus berupaya memastikan bantuan sosial bagi mahasiswa dapat tepat sasaran.

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan melalui pelaksanaan Pasar Murah untuk Mahasiswa yang digelar di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (11/3/2026).

‎”Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur, Agustiar Sabran dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pokok, khususnya selama bulan Ramadan,” katanya.

‎Menurut Reza, pelaksanaan pasar murah kali ini memiliki perbedaan dibandingkan kegiatan sebelumnya karena telah menggunakan sistem digital dalam proses pendataan penerima.

‎“Ini kali pertama kita menggunakan sistem digital, jadi by name-nya kelihatan dan yang bersangkutan berstatus sebagai mahasiswa atau tidak dapat terlihat dari database,” ujarnya.

‎Ia menyampaikan, melalui sistem tersebut pemerintah dapat memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang berhak. Pada tahap awal, bantuan pasar murah disiapkan untuk sekitar 3.000 penerima.

‎Namun demikian, jumlah penerima berpotensi bertambah mengingat antusiasme mahasiswa yang cukup tinggi mengikuti kegiatan tersebut. Pemerintah juga membuka kembali akses pendataan melalui aplikasi agar mahasiswa yang belum terdaftar dapat masuk ke dalam sistem.

‎“Total awalnya sekitar 3.000 penerima, tetapi kemungkinan bisa lebih karena cukup banyak yang hadir. Kita juga membuka akses kembali supaya yang belum terdata bisa masuk dalam aplikasi,” tutupnya. //

Loading