PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah melalui ajang Pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng 2026.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan daya tarik Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Hasupa Hasundau (Gala Dinner) Pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng 2026 di Istana Isen Mulang, Palangka Raya.

Menurutnya, Pemprov Kalteng melihat ajang ini sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata daerah yang mengedepankan kekayaan budaya lokal sebagai daya tarik utama.

“Pariwisata berbasis budaya menjadi salah satu kekuatan Kalimantan Tengah, dan generasi muda berperan penting dalam memperkenalkannya ke masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng terus mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku pariwisata, dan generasi muda untuk memperkuat branding pariwisata daerah secara berkelanjutan.

Melalui ajang Jagau dan Nyai ini, diharapkan muncul figur-figur muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi wajah promosi pariwisata Kalimantan Tengah di berbagai level.