PALANGKA RAYA – Momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi pijakan penting bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Tambun Bungai. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, secara resmi meluncurkan kanal aspirasi masyarakat bertajuk “Lapor Pak Gub Kalimantan Tengah” yang dirangkai dengan gelaran perdana Huma Betang Night 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya, pada Sabtu malam, 2 Mei 2026.

Peluncuran kanal pengaduan ini diniatkan sebagai sarana komunikasi publik yang terbuka, inklusif, dan transparan. Melalui platform ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk memastikan setiap keluhan, kendala, maupun permasalahan yang dihadapi oleh warga di lapangan dapat ditangkap dan ditangani secara cepat serta tepat sasaran.

Dalam sambutannya yang disambut antusias oleh ribuan warga yang memadati kawasan Bundaran Besar, Gubernur Agustiar Sabran memberikan penegasan kuat mengenai hakikat keberadaan pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Ia meminta warga tidak ragu untuk memanfaatkan kanal ini jika menemui sumbatan pelayanan atau ketidakadilan di lapangan.

“Kalau ada permasalahan apapun di Kalimantan Tengah yang tidak bisa diselesaikan, lapor pada kami. Contohnya pendidikan, kesehatan, atau warga yang berhak namun belum menerima bantuan. Termasuk jika ada ketidakadilan, lapor pada kami. Ingat, keberadaan kami adalah pelayan masyarakat, bukan bos Bapak Ibu sekalian,” tegas Agustiar Sabran.

Selain kanal pengaduan, malam tersebut juga menandai diresmikannya sejumlah infrastruktur strategis dan inovasi penunjang pelayanan publik lainnya. Gubernur meresmikan pemanfaatan RTH Kawasan Bundaran Besar sebagai ruang publik baru, sekaligus meluncurkan penguatan fitur QRIS Merchant Bank Kalteng. Langkah digitalisasi ekonomi ini diharapkan dapat mempermudah transaksi keuangan masyarakat serta mempercepat perputaran roda ekonomi daerah di era modern.