PALANGKA RAYA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Bhayangkara pada 1 Juli 2025 mendatang, apresiasi tinggi disampaikan oleh Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Andrie Elia Embang, SE., M.Si., terhadap kinerja jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan harmonisasi sosial di Bumi Tambun Bungai.

Menurut Prof. Andrie Elia, Polda Kalteng telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengayomi masyarakat, memberantas tindak kejahatan, serta berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan budaya Dayak.

“Kami dari Dewan Adat Dayak menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda dan seluruh jajaran atas dedikasinya yang luar biasa. Kinerja Polda Kalteng tidak hanya terlihat dalam pengamanan wilayah, tetapi juga dalam membangun sinergi dengan tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Prof. Andrie.

Sebagai akademisi dan budayawan, Prof. Andrie juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat adat dalam membangun Kalimantan Tengah yang damai, berkeadaban, dan berdaya saing.

“Polri adalah mitra strategis dalam menjaga jati diri daerah ini. Apalagi menjelang HUT Bhayangkara, ini adalah momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga kedamaian, serta meneguhkan komitmen bersama membangun Kalimantan Tengah yang lebih maju dan bermartabat,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda Dayak dan seluruh masyarakat agar turut mendukung Polri dalam menciptakan suasana yang kondusif, menolak provokasi, serta aktif menjaga kerukunan.

“Mari kita rawat kebersamaan ini. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kita semua adalah bagian dari solusi. Mari bersama-sama kita bangun Kalimantan Tengah dalam semangat gotong royong dan cinta tanah air.”

Sebagai penutup, Prof. Andrie Elia menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-78 kepada seluruh keluarga besar Polri, khususnya Polda Kalteng.

“Selamat HUT Bhayangkara ke-78. Teruslah menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat yang profesional, humanis, dan berintegritas. Bersama rakyat, Polri kuat. Bersama adat dan budaya, Kalimantan Tengah jaya,” pungkasnya. Nv//001

Loading