PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola pemerintahan dengan meraih Penghargaan Badan Publik Informatif kategori Pemerintah Provinsi pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B. Aden, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, dalam acara yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP) di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Predikat Informatif menunjukkan keseriusan Pemprov Kalteng dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan informasi yang responsif kepada masyarakat.

Keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar utama dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, sekaligus upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Komisioner Komisi Informasi Pusat, Rospita Vicy Paulyn, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah badan publik yang mengikuti penilaian Keterbukaan Informasi Publik pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Tercatat 387 badan publik berpartisipasi, meningkat 11 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 363 badan publik.

Sementara itu, jumlah badan publik yang memperoleh kualifikasi Informatif pada tahun 2025 mencapai 197 badan publik, meningkat 6,27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisi Informasi Pusat juga meluncurkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP). Indeks ini digunakan untuk memotret tingkat keterbukaan informasi badan publik di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kota hingga desa.

IKIP diharapkan dapat menjadi instrumen evaluasi sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. //

Loading