SINTANG – Noven Honarius Tokoh Pemuda Kristen yang pernah pimpin pembatalan penerimaan PPPK Provinsi Kalimantan Barat yang tidak ada guru Agama Kristen

Pererimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian kerja di wilayah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 menjadi kenangan yang hari ini masih sering di bahas oleh berbagai kalangan perjuangan mahasiswa Kalimantan Barat menolak penerimaan P3K yang tidak melibatkan guru Agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Aksi Demonstrasi di pimpin Noven Honarius seorang pemuda Kristen pada zaman itu sebagai pimpinan tertinggi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Kalimantan Barat bersama rekan-rekan pergerakannya yang tergabung di dalam Cipayung Plus Kalimantan Barat pada tanggal 28 Mei 2021 yang berhasil mengepung gedung DPRD Provinsi dan Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Aksi tersebut berhasil membatalkan penerimaan P3K yang di umumkan langsung oleh kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada tanggal 29 Mei 2021, sehingga ini menjadi berita yang mengembarakan bagi seluruh masyakat Kalimantan Barat.

Perkataan Noven Honarius yang masih di kenang dalam menjaga toleransi serta multikulturalisme menyatakan bahwa Kaliamnatan Barat merupakan rumah bersama sehingga semua harus mendapatkan hak yang sama agar kita jauh dari isu intoleransi.

“Kalimantan Barat adalah rumah bersama, semua punya hak yang sama sehingga semua orang berhak menyuarakan bahkan meneteskan darah sebagai bentuk perjuangan terhadap dirinya dan kaumnya, walaupun adil bukan berarti sama tapi kedudukan sebagai rakyat yang jelas sama merindukan perlindungan terhadap hak yang sama” kata Noven Honarius pada Kumparan 2021

Sebagai Pemuda Kristen Noven Honarius alumni Sekolah Tinggi Agama Kristen Abdi Wacana Pontianak banyak berkontribusi bagi masyarakat Kristen pasalnya pemuda asal Sintang ini juga berhasil mendistribusikan 40 ribu dosis Vaksinasi di 14 Kabupaten Kota yang berkerjasama dengan gereja. Nv//01

Loading