SAMPIT – Masyarakat kabupaten Kotawaringin Timur yang tergabung menjadi anggota koperasi plasma di Kotim dibuat resah oleh Tim Satgas PKH dikarenakan lahan koperasi plasma juga dikhawatirkan jadi sasaran tim satgas dalam hal penegakan hukum hingga berimbas kepada penyitaan negara. Sementara selama ini koperasi plasma yang berada di Kotim sudah pasti berada diluar hak guna usaha perusahan selaku mintra dari koperasi plasma itu sendiri.
“Tidak bisa kita pungkiri memang koperasi plasma dikotm ini banyak yang berada di kawasan hutan namun demikian kita harap Satgas atau pemerintah pusat supaya mempertimbangkan kembali bila mana ditemukan suatu pelanggaran oleh koperasi plasma ini karena sangat menyangkut hajat hidup masyarakat banyak yang ekonomi nya menengah kebawah. “Ujar M. Abadi, Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kotim saat ditemui awak media pada Senin, (17/3/2025).
Menurut Abadi selama ini masyarakat Kotim yang tergabung dalam anggota plasma kehidupannya sangat bergantung kepada plasma bila mana lahan mereka disita oleh negara maka akan terjadinya bencana ekonomi dikalangan masyarakat dan rawan terjadi konflik sosial antara masyarakat dan pemerintah sendiri.
“Masyarakat Kotim ini banyak tergabung dalam anggota koperasi plasma, satu koperasi saja bisa beranggotakan 1000 hingga 3000 orang maka dari itu kami minta pemerintah pusat melalu tim Satgas supaya memperhatikan hak masyarakat dan hajat hidup orang banyak. “Tutur Abadi yang juga anggota DPRD kotim ini.
Dia juga mengatakan penertiban yang dilakukan oleh pemerintah ini diharapkan bisa membawa dampak positif bagi masyarakat kedepan dan bisa menemukan solusi yang terbaik nanti nya.
“Kita mendukung langkah pemerintah pusat dalam hal penindakan segala macam pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan baik itu perkebunan kelapa sawit dan tambang dan diharapkan tidak terjadi tebang pilih dan kita juga percaya apa yang dilakukan oleh tim Satgas ini adalah penegakkan hukum yang nanti nya bisa kita ambil nilai nilai atau manfaat nya positif nya bagi masyarakat kotim khsusnya. “Kata abadi.
Abadi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kotim yang tergabung dalam anggota plasma supaya tetap tenang dalam menyikapi hal ini kita harus mendukung tim Satgas yang bekerja namun kita juga berharap supaya hak masyarakat tidak hilang oleh negara.” Harap Abadi. // (Nv/003)
![]()
