TAMIANG LAYANG – Kebakaran hebat menghanguskan enam rumah di kawasan padat penduduk RT 22, Kelurahan Ampah Kota, Kabupaten Barito Timur, pada Kamis malam, 9 Januari 2025. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu menyebabkan kerugian material hingga Rp300 juta.
Api berkobar dengan cepat, memaksa warga setempat berjuang melawan waktu untuk menyelamatkan diri salah satu momen paling dramatis adalah ketika pemilik rumah terpaksa melompat ke sungai demi menghindari kobaran api yang terus meluas.
“Kondisi sangat menegangkan. Banyak warga panik, dan beberapa bahkan menyelamatkan diri dengan cara ekstrem,” ungkap Koordinator Teknis Lapangan BPK Samuja, Rakhmat Hidayat.
Menurut Rakhmat, kebakaran menyebar begitu cepat karena sebagian besar rumah di lokasi terbuat dari kayu dan saling berdekatan.
Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik, meski penyelidikan resmi masih terus berlangsung.
Tim gabungan dari BPBD Damkar Barito Timur, relawan dari Kecamatan Dusun Tengah dan Dusun Timur, TNI-Polri, serta warga setempat bekerja keras untuk menjinakkan si jago merah dalam waktu satu jam api berhasil dipadamkan.
“Prioritas utama kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa,” tambah Rakhmat. Upaya bersama ini membuahkan hasil, karena tidak ada korban jiwa yang dilaporkan meski banyak warga kehilangan tempat tinggal.
Para korban kini mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga, sementara pihak berwenang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut meski fisik mereka selamat, trauma mendalam masih dirasakan oleh warga yang selamat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap investigasi. Warga diminta tetap berhati-hati dan mengikuti langkah pencegahan kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang. (***)
![]()
