PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 resmi dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, pada Kamis (11/12/2025) di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng.

Tahun ini, Kabupaten Seruyan ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Raker Komwil Forsesdasi. Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Seruyan, Bupati Seruyan Ahmad Selonorwanda menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya.

“Harapan kami sebagai tuan rumah, Raker Komwil Forsesdasi ini dapat menghasilkan rekomendasi strategis dan kebijakan bersama yang bermanfaat bagi seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Mengawali pembukaan forum, Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Raker tersebut. Ia menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah konsolidasi dan kolaborasi antar-Sekretaris Daerah se-Kalteng dalam memajukan tata kelola pemerintahan.

“Saya berharap seluruh peserta dapat merumuskan langkah strategis, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan gagasan inovatif untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan,” tegas Leonard.

Ia juga menegaskan bahwa Sekretaris Daerah memegang posisi strategis dalam menjalankan roda pemerintahan daerah, khususnya dalam pengendalian birokrasi dan memastikan efektivitas pelayanan publik.

“Saya mengajak seluruh Sekda menjadi motor penggerak ASN di wilayah masing-masing, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga ketenteraman, ketertiban masyarakat, dan hubungan sosial yang harmonis,” tambahnya.

Raker Komwil Forsesdasi Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang berlangsung selama satu hari ini dihadiri oleh seluruh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, Ketua Komwil Forsesdasi Provinsi Kalteng Tony Harisinta, perwakilan Biro Organisasi serta Bagian Organisasi Kabupaten/Kota se-Kalteng, serta narasumber dari Kementerian Dalam Negeri.

Kehadiran para peserta dari berbagai daerah ini menjadikan forum tersebut sebagai ruang strategis untuk bertukar pengalaman, merumuskan kebijakan bersama, dan memperkuat sinergi antar-daerah dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kalimantan Tengah. //

Loading