JAMBI — Calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) nomor urut 1, Reynaldo Bryan, menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pengusaha daerah dalam agenda strategis nasional.
Komitmen tersebut ia sampaikan saat mengikuti Debat Kandidat Pertama Calon Ketua Umum BPP HIPMI yang digelar di Jambi pada Jumat, 9 Mei 2026.
Di hadapan para panelis yang terdiri dari Erwin Aksa, Usman Sulaiman, H. A. Bakri, dan Syahmardi Yacob, Reynaldo menyoroti masih minimnya ruang bagi pengusaha muda dari daerah untuk terlibat dalam pengambilan keputusan di tingkat pusat.
Ia menekankan bahwa ke depannya, HIPMI harus bertransformasi menjadi organisasi yang lebih inklusif dan memberikan pemerataan peluang bagi seluruh kadernya di berbagai pelosok Indonesia.
“HIPMI harus menjadi rumah besar yang memberi ruang bagi seluruh pengusaha daerah untuk tumbuh dan mengambil peran strategis di tingkat nasional,” ungkap Reynaldo.
Sebagai sosok yang lahir di Sorong dan besar di Papua, Reynaldo sangat memahami berbagai kendala yang sering dihadapi oleh para pengusaha lokal, khususnya dalam hal akses menuju pasar, investasi, hingga keterlibatan dalam proyek strategis nasional.
Ia meyakini bahwa dengan dukungan dan akses yang setara, pengusaha daerah memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi negara.
Visi dan Program Strategis
Berangkat dari pengalaman tersebut, Reynaldo membawa visi untuk merevitalisasi HIPMI sebagai lokomotif pengusaha muda dalam mendukung program Asta Cita. Hal ini akan diwujudkan melalui pemberdayaan anggota demi memajukan ekonomi daerah, nasional, serta meningkatkan daya saing di tingkat global.
Dalam debat tersebut, ia juga menggagas program-program konkret seperti penciptaan bisnis unggulan daerah, percepatan digitalisasi usaha, dan perluasan akses pasar.
Mengusung tagline “REY for HIPMI, Kolaborasi Daerah Untuk Indonesia”, Reynaldo berharap pembangunan ekonomi nasional dapat terwujud nyata melalui pemerataan kesempatan bagi seluruh pengusaha muda di Tanah Air.
