SUKAMARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggelar Pasar Murah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Program ini dilaksanakan untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok yang lazim terjadi pada periode hari besar, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Usai melaksanakan panen udang dan penebaran benur udang Vaname di Shrimp Estate Berkah, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, untuk meninjau kegiatan Pasar Murah dan layanan Cek Kesehatan Gratis.

Pada Pasar Murah tersebut disediakan 2.000 paket sembako, masing-masing berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula dengan nilai paket sebesar Rp147.500. Setelah disubsidi Pemprov Kalteng sebesar Rp132.500, masyarakat seharusnya cukup membayar Rp15.000 per paket.

Namun melihat tingginya antusiasme warga, Gubernur memutuskan menggratiskan seluruh paket sembako yang tersedia.

“Yang menerima ini adalah orang yang berhak menerimanya,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.

Ia menambahkan bahwa Pasar Murah digelar serentak di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemprov menargetkan seluruh paket tersalurkan maksimal pada 20 Desember 2025.

“Untuk meringankan beban kita semua. Harga biasanya melambung menjelang hari besar dan tahun baru. Harapan saya bantuan ini adil dan bisa dirasakan semua,” kata Agustiar.

Bupati Sukamara Masduki menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemprov Kalteng yang menurutnya sangat membantu masyarakat.

“Ini bentuk perhatian nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bagi masyarakat Sukamara. Terima kasih atas dukungan yang diberikan,” ujarnya.

Kegiatan Pasar Murah tersebut juga dirangkai dengan penyerahan simbolis Bantuan Pangan Pemerintah periode Oktober–November 2025. Setiap paket bantuan berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Total pagu bantuan yang dialokasikan untuk Kabupaten Sukamara mencapai 1.809 paket, yang didistribusikan ke lima kecamatan: Kecamatan Balai Riam menerima 252 paket, Kecamatan Jelai 274 paket, Kecamatan Pantai Lunci 393 paket, Kecamatan Permata Kecubung 231 paket, dan Kecamatan Sukamara 659 paket.

Bantuan untuk Kecamatan Pantai Lunci dialokasikan bagi empat desa: Sungai Pasir, Sungai Cabang Barat, Sungai Tabuk, dan Sungai Damar.

Selain itu, pemerintah juga menyerahkan 28 unit alat tangkap jaring gillnet millenium ukuran 3,5 inci untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Bersama Desa Sungai Pasir.

Loading