BUNTOK – Wakil Bupati (Wabup) Barito Selatan, Khristianto Yudha, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025–2029 di Aula Kantor Bupati Barito Selatan, Kamis (24/4/2025).

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barsel, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, serta narasumber dari Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Bapperida Barsel, Jaya Wardana, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah 2025–2029.

Tujuannya adalah untuk menyosialisasikan substansi rancangan awal RPJMD kepada seluruh pemangku kepentingan, membangun rasa kepemilikan bersama (ownership) dalam proses penyusunan, serta menampung aspirasi masyarakat agar rancangan awal dapat disempurnakan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Wabup Khristianto Yudha menegaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam penyusunan RPJMD sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

“Melalui forum ini, kita mengumpulkan berbagai pandangan konstruktif untuk merumuskan program-program sesuai kebutuhan nyata masyarakat. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menginginkan keterlibatan semua pihak dalam menentukan arah pembangunan,” ujarnya.

Wabup menambahkan, rancangan awal RPJMD Barsel 2025–2029 akan selaras dengan visi RPJMN 2025–2029, yakni Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045. Visi pembangunan daerah yang diusung adalah terwujudnya Barito Selatan yang sejahtera, berdaya saing, serta menjadi penyangga pangan dan energi Ibu Kota Nusantara.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bapperida Provinsi Kalteng dan Bapperida Barsel, diskusi terbuka, serta penandatanganan berita acara hasil konsultasi publik. Nv//001

Loading