PALANGKA RAYA – Kalampangan merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya Kecamatan Sabangau memiliki objek wisata andalan yaitu Taman Nasional Sabangau, Jum’at (8/11/2024)

Daerah ini merupakan Kawasan Agrowisata Gambut Sabangau. Melihat potensi yang terdapat didaerah tersebut oleh karena itu Tim Pengabdian yang terdiri dari beberapa dosen Universitas Palangka Raya yaitu Muh. Andis Hidayatullah, Nawung Asmoro Girindraswari, Muhamad Romadoni, Utari Yolla Sundari melakukan pemberdayaan melalui pelatihan pembuatan benang bintik terhadap ibu PKK Kelurahan Kalampangan.

Peserta pelatihan merupakan Anggota PKK terdiri dari ibu rumah tangga yang lebih banyak menghabiskan waktu dirumah, sehingga dengan adanya pelatihan diharapkan menambah kreatifitas, keahlian dan yang nantinya dapat digunakan untuk menghasilkan produk guna mendukung perekonomian.

Pelatihan benang bintik diadakan guna meningkatkan kemampuan berdaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif di daerah Kalampangan dan juga mengembangkan kreatifitas dan kemampuan kriya tekstil dengan motif berbasis kekayaan alam seperti fauna khas Sabangau.

Desain Benang bintik diangkat dari warisan budaya dan juga sebagai upaya pelestarian agar tak pernah punah tergeser oleh elemen budaya baru yang datang, hadirnya kriya tekstil benang bintik berupa motif fauna khas dapat menggambarkan kekayaan fauna khas daerah kawasan agrowisata sabangau, yang nantinya membawa kembali budaya sebagai falsafah hidup di Kalimantan Tengah dengan masyarakat yang majemuk.

Selain menjadi penguatan identitas lokal Kalimantan Tengah, benang bintik dapat memberikan peluang berupa keuntungan ekonomi dalam sektor pariwisata, pada saat pembukaan kegiatan pelatihan ibu Lurah Kalampangan, Yunita Martina, SH. Menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan semacam ini merupakan kegiatan pelatihan pertama yang diadakan.

“Saya berharapkan pelatihan ini dapat memberikan tambahan keterampilan bagi masyarakat Beliau juga mengungkapkan bahwa hendaknya kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kreatifitas berbasis kebudayaan dan seni dapat terus diadakan di daerah Kalampangan” Ungkap Yunita.

Peserta yang berjumlah 15 orang ini sangat antusias saat melakukan praktik pembuatan benang bintik yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu proses menyalin desain motif fauna ke atas kain, lalu proses canting menggunakan malarn, proses pewarnaan menggunakan napthol, penjemuran hingga karya benang bintik jadi.

Diakhir sesi pelatihan, tim pengabdian memberikan kenang-kenangan berupa kompor listrik dan canting untuk dapat dimanfaatkan oleh PKK Kelurahan Kalampangan melanjutkan produksi benang bintik.

Sebagai salah satu perguruan tinggi, Universitas Palangka Raya tentunya bertugas tidak hanya didalam lingkungan kampus saja namun harus dapat pula mengembangkan kerja sama yang erat dengan Pemerintah untuk melihat dan mengkaji permasalahan yang dihadapi masyarakat,dengan demikian adanya program dosen pendamping SDM Unggul ini terkhusus di daerah Kalimantan Tengah diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mempersiapkan masyarakat untuk mengikuti tuntutan perubahan global karena peran pihak akademis mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui kegiatan pelatihan benang bintik motif khas fauna Sahangau guna meningkatkan kreatifitas dan ekonomi masyarakat ini dapat mendukung penerapan ekonomi kreatif. (***)