PALANGKA RAYA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah mengingatkan Televisi Republik Indonesia (TVRI) untuk memastikan kualitas siaran Piala Dunia 2026 tetap optimal, khususnya pada pertandingan semifinal dan final. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati tayangan dengan nyaman tanpa mengalami kendala teknis yang dapat mengganggu pengalaman menonton.
Ketua KPID Kalimantan Tengah, Sesa Mareki, mengatakan bahwa penyelenggaraan siaran olahraga berskala internasional merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus didukung oleh kualitas penyiaran yang baik. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh layanan siaran yang berkualitas, terlebih pada momentum yang menjadi perhatian jutaan pemirsa di seluruh dunia.
“Kami berharap TVRI dapat memastikan seluruh aspek teknis penyiaran berjalan optimal sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan semifinal hingga final Piala Dunia tanpa hambatan. Evaluasi terhadap gangguan yang sempat terjadi pada pertandingan sebelumnya perlu menjadi perhatian agar tidak kembali terulang,” ujar Sesa Mareki.
Selain kualitas siaran melalui televisi digital, KPID Kalimantan Tengah juga mendorong TVRI untuk terus mengoptimalkan layanan streaming sebagai alternatif bagi masyarakat dalam mengakses pertandingan. Keberadaan platform digital dinilai menjadi solusi bagi pemirsa yang mengalami keterbatasan jangkauan siaran maupun memilih menonton melalui perangkat bergerak.
Menurut Sesa, perkembangan teknologi penyiaran menuntut lembaga penyiaran publik untuk mampu menghadirkan layanan yang adaptif, andal, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur serta koordinasi teknis menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan selama berlangsungnya ajang olahraga dunia tersebut.
KPID Kalimantan Tengah menyatakan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan penyiaran, termasuk memastikan masyarakat memperoleh hak atas informasi dan hiburan yang berkualitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui sinergi antara regulator dan lembaga penyiaran, KPID Kalimantan Tengah berharap pelaksanaan siaran Piala Dunia 2026 dapat berlangsung lancar hingga pertandingan puncak, sehingga masyarakat memperoleh pengalaman menonton yang nyaman, berkualitas, dan bebas dari gangguan teknis. Nv//001
![]()
