BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) mengajak umat Hindu Kaharingan di wilayah setempat untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Barito Selatan, Rahmat Nuryadin, saat membacakan sambutan Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MD-AHK) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Dinas PUPR Kabupaten Barito Selatan, Rabu (15/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Eddy Raya Samsuri menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh pengurus dan umat Hindu Kaharingan atas kontribusi aktif mereka dalam menjaga keharmonisan dan memajukan kehidupan sosial keagamaan di Barito Selatan.
“Selamat melaksanakan Rakerda kepada seluruh pengurus MD-AHK Kabupaten Barito Selatan. Mari bersama-sama berperan aktif mendukung visi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, yaitu mewujudkan Barito Selatan yang Sejahtera, Berdaya Saing, dan Menjadi Penyangga Pangan Ibu Kota Nusantara,” ujar Rahmat Nuryadin saat membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman, karena kerukunan antarumat beragama merupakan pondasi utama dalam memperkuat pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.
Sementara itu, Ketua MD-AHK Kabupaten Barito Selatan, Perlimula, menyampaikan bahwa jumlah umat Hindu di Barsel berdasarkan data Kementerian Agama dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mencapai 4.326 jiwa. Rumah ibadah umat Hindu di wilayah tersebut terdiri atas 25 Balai Basarah dan 1 Pura Tirtabuana.
“MD-AHK berkomitmen untuk terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman serta meningkatkan peran Hindu Kaharingan dalam mendukung program-program pembangunan daerah,” ujar Perlimula.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan, terutama melalui dukungan dana hibah untuk pembangunan rumah ibadah.
Ketua Panitia Rakerda, Miadi, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan kali ini mengusung tema:
“Mencetak Generasi Masa Depan yang Berprestasi, Beradab, dan Berkarakter.”
Rakerda III dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 15–16 Oktober 2025, dengan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain:
-
Pengurus Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MB-AHK) Pusat Palangka Raya,
-
Pengurus MD-AHK Kabupaten Barito Selatan,
-
Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Barsel,
-
Pengurus Majelis Resort dan Majelis Kelompok,
-
Perwakilan Pisur/Basir, Pangulu, dan Balian Wara dari masing-masing kecamatan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barsel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barsel, H. Hairil Saleh Alzainudin, perwakilan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalteng, Kabid Bimas Hindu I Made Adnyana, Ketua Majelis Besar AHK Pusat Palangka Raya Walter S. Penyang, Ketua PHDI Barsel, Ketua LPT-IK Barsel, serta para penyuluh agama Hindu.
Kegiatan Rakerda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan berkarakter. Nv//001
![]()
