SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit menerima seekor anak trenggiling dari warga Desa Batuah Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sabtu 21 Desember 2024.
Komandan BKSDA Resort Sampit, H. Muriahsyah mengungkapkan, anak Trenggiling yang diserahkan tersebut memiliki berat sekitar 2 Kg. “Pada hari Sabtu tanggal 21 Desember sekitar pukul 12.00 WIB malam, resort Sampit menerima penyerahan 1 ekor anak trenggiling dari Pak Sudarno, Kades Batuah,” terangnya.
Diungkapkan Muriahsyah, pada hari Sabtu tanggal 21 Desember 2024 sekitar pukul 21.39 WIB, , petugas BKSDA Resort Sampit menerima laporan dari Kades Batuah yaitu Sudarno bahwa telah mengamankan 1 ekor Trenggiling.
Trenggiling tersebut diamankan atau diambil dari warga desa setempat.
“Tindakan tersebut dilakukan Kades karena mengetahui kalo Trenggiling termasuk jenis satwa liar yang dilindungi UU, dan khawatir nanti Trenggiling tersebut di jual warga,” lanjutnya..
Kemudian, sekitar pukul 22.00 WIB Pak Sudarno membawa trenggiling tersebut menuju Kota Sampit untuk diserahkan pada petugas. “Trenggiling di muat dalam sebuah kandang yang diikat di belakang motor.
“Dari keterangan Pak Sudarno, di dalam perjalanan menuju Sampit, Trenggiling sempat mau lari dengan merusak kandang. Namun berhasil diamankan lagi,” tandasnya.
Sekitar pukul 23.56 WIB, Trenggiling akhirnya diserahkan kepada petugas BKSDA Resort Sampit. “Lokasi penyerahan di Jalan Hasan Mansur, rumah anak Pak Sudarno atas nama Rudi. Saat ini, anak Trenggiling diamankan di BKSDA Resort Sampit.,” urainya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada Kades Batuah yang dengan susah payah mengantarkan Trenggiling tersebut ke Sampit. //
![]()
