PULANG PISAU — Upaya menurunkan angka stunting di Kecamatan Banama Tingang terus diperkuat melalui kolaborasi antara sektor swasta dan tenaga kesehatan. PT CAA Grup kembali menyalurkan bantuan makanan tambahan bergizi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ke delapan desa di wilayah tersebut, Rabu (8/10).
Bantuan disalurkan melalui Puskesmas Bawan dan kemudian diteruskan ke Posyandu di Desa Manen Paduran, Manen Kaleka, Lawang Uru, Ramang, Ramba, Kasali Baru, Pahawan, dan Goha.
Berdasarkan data stunting balita bulan Oktober 2025 dari Puskesmas Bawan, tercatat:
60 balita kategori “Pendek”
16 balita kategori “Sangat Pendek”
Total 76 balita yang masih perlu intervensi pertumbuhan.
Sementara itu, dari sisi status gizi (BB/U):
33 Balita bergizi kurang
7 balita bergizi sangat kurang
Data ini menunjukkan perlunya intervensi berkelanjutan, terutama pemenuhan protein hewani dan pemantauan tumbuh kembang.
GM Corporate Affair CAA Grup, Regio Pulang Pisau, Raden Agus Hiramawan menegaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak Tahun 2023 khususnya di Desa Manen Peduran kemudian ke 8 Desa dan dirancang sebagai program jangka panjang yang konsisten.
“Bantuan disalurkan setiap bulan dan kami pantau langsung agar tepat sasaran. Harapan kami, kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka stunting di Banama Tingang,” ungkapnya.
Raden optimistis bahwa dukungan gizi yang tepat dapat melahirkan generasi emas di masa depan.
“Anak-anak yang sehat hari ini bisa menjadi pemimpin, bahkan mungkin saja suatu saat menjadi bagian dari perusahaan kami.”
Staf Puskesmas Bawan, Ibu Tindun, menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT AGL dan PT CTSA CAA Grup Pulpis.
“Masyarakat sangat terbantu. Harapan kami program ini terus berlanjut sampai angka stunting benar-benar habis di Banama Tingang.”
Kepala UPT Puskesmas Bawan, Fransiskus Deden, menambahkan bahwa kerja sama antara Puskesmas dan CAA Group melalui unit perusahaan PT AGL dan PT CTAA sudah berjalan baik, termasuk penyelenggaraan posyandu rutin di area perusahaan.
“Puskesmas Bawan dan PT AGLdan PT CTAA sudah menjalin kerja sama pelaksanaan Posyandu di lokasi perusahaan yang digelar setiap tanggal 23. Kader Posyandunya adalah karyawan CTAA dan AGL, sementara imunisasi, kelas ibu hamil, dan promosi kesehatan diberikan oleh tenaga kesehatan kami,” jelasnya.
Ia berharap kemitraan ini terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Kami berharap kontribusi PT AGL dan PT CTAA tetap berlanjut, terutama di bidang kesehatan masyarakat sekitar, serta bersama pemerintah daerah ikut menanggulangi masalah stunting di Kecamatan Banama Tingang.”
Program CSR CAA Grup Pulpis diakui menjadi contoh sinergi efektif antara perusahaan dan tenaga kesehatan. Dengan intervensi gizi, posyandu aktif, dan pemantauan berkala, upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulang Pisau diharapkan dapat semakin optimal dan berkelanjutan. Nv//001
![]()
