PALANGKA RAYA – Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kalimantan Tengah mengajak seluruh umat Hindu untuk menjadikan momentum Hari Raya Suci Nyepi sebagai ajang untuk mempererat kolaborasi dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat(30/03/2025)
Dalam pernyataannya, Juprianto Ketua KMHDI Kalimantan Tengah menegaskan bahwa Hari Raya Nyepi bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga momen refleksi diri untuk membangun kesadaran spiritual dan sosial.
“Nyepi mengajarkan kita untuk merenung, memperbaiki diri, dan mempererat kebersamaan. Momentum ini seharusnya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan, baik dalam lingkungan umat Hindu maupun dengan masyarakat luas,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
“Sebagai mahasiswa Hindu, kita memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen perubahan yang positif. Mari kita gunakan momentum ini untuk meningkatkan kepedulian sosial dan membangun komunikasi yang lebih baik dengan berbagai elemen masyarakat,” tambah Juprianto.
Dalam perayaan Nyepi tahun ini, KMHDI Kalimantan Tengah turut mengadakan berbagai kegiatan, bakti sosial, dan akan laksanakan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan meningkatkan pemahaman nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam perayaan Nyepi.
Ketua KMHDI Kalimantan Tengah berharap bahwa semangat Nyepi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai momen tahunan, tetapi sebagai prinsip hidup dalam menjalani kehidupan yang lebih harmonis dan penuh toleransi.
“Dengan semangat Catur Brata Penyepian, mari kita bersama-sama menjaga ketenangan, kedamaian, dan persatuan demi kemajuan bersama”Tutupnya. Nv//001
![]()
