PALANGKA RAYA – Fardoari Reketno resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (KPPM) Dusun, Maanyan, dan Lawangan (DUSMALA) Kota Palangka Raya untuk periode 2025–2028. Pemilihan berlangsung dalam forum musyawarah besar yang digelar di Aula Universitas Palangka Raya (UPR) pada Jumat, (23 /5/2025).

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah.

Forum yang dipimpin secara terbuka dan demokratis berlangsung cukup dinamis, Setelah melalui perdebatan dan pertimbangan yang panjang, peserta forum mengajukan nama balal calon, muncul beberapa nama namun forum menyepakati satu nama untuk memimpin organisasi Fardoari Reketno karena suara sudah melebihi 50 plus 1 (50+1) sesuai dengan ketentuan yang atur, maka secara otomatis naik sebagai ketua untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Kumara Tuuni yang telah menyelesaikan masa jabatannya pada periode 2022–2025.

Dalam sambutan perdananya, Fardoari tampil dengan nada merendah, namun dengan ketegasan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan forum, sembari mengakui bahwa amanah ini bukan tugas ringan.

“Saya menyadari bahwa saya masih memiliki banyak kekurangan. Namun, kepercayaan yang diberikan oleh forum hari ini menjadi alasan bagi saya untuk meyakinkan diri, bahwa saya harus siap mengabdi,” ujarnya.

Fardoari juga menekankan bahwa kepemimpinan ini bukan tentang dirinya secara pribadi, melainkan tentang kebangkitan kolektif seluruh anggota KPPM DUSMALA.

“Ini bukan soal saya. Bukan soal suara terbanyak. Ini tentang kita semua, tentang satu tekatt untuk menghidupkan kembali semangat kolektif dan memastikan KPPM DUSMALA terus bergerak maju,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berdiri sebagai sosok yang berjarak dari anggota.

“Saya tidak butuh pengikut. Saya butuh saudara. Kita akan berjalan bersama, saling menguatkan, meski di tengah hujan atau tanjakan. Mari kita jadikan organisasi ini bukan hanya tempat berkumpul, tapi ruang tumbuh, ruang harapan, dan ruang perjuangan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musyawarah, Yosafat Menteng saat di wawancara menyampaikan harapannya agar momentum pemilihan ini menjadi titik refleksi bagi seluruh anggota KPPM DUSMALA.

“Kita sedang memperingati HUT Kalimantan Tengah. Ini momen penting untuk merefleksikan kembali perjuangan para pendahulu seperti Cristian Mandolin Simbar dan tokoh-tokoh Barito lainnya. Sebagai generasi penerus, sudah septutnyab kita bertanya seberapa besar kontribusi kita terhadap pembangunan?” ungkapnya Yosafat dengan penuh semangat.

Ia juga mengajak pemuda DUSMALA, baik yang berada di Palangka Raya maupun di luar daerah untuk tidak hanya menjadi penonton.

“Kawan-kawan DUSMALA jangan hanya kuliah dan pulang ke kos. Tempa diri, berserikat, dan ambil bagian dalam gerakan kolektif ini,” serunya sembari mengusap air mata haru.

Sebelum menutup rangkaian kegiatan perwakilan KWD DUSMALA, Pitroni yang hadir mewakili Ketua Umum Bias Layar, S.H., M.H., turut menyampaikan pesan penutup.

Ia mengajak seluruh anggota untuk tetap solid dan semangat dalam berproses.

“Teruslah bertumbuh dan bersatu. Jangan pernah lelah memperkuat barisan. Generasi DUSMALA yang lebih cerah ada di tangan kita,” punhkasnya. Nv//001

Loading