BUNTOK – Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, S.T., secara resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan untuk periode Juni–Juli 2025 di halaman Kantor Bulog Cabang Barito Selatan, Senin (14/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bantuan Pangan Pemerintah yang bertujuan untuk membantu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
Dalam sambutannya, Bupati Eddy Raya Samsuri menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.
“Melalui bantuan pangan ini, kita harapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, terutama bagi keluarga kurang mampu. Pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan agar penyaluran dilakukan tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar Eddy Raya.
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 5.142 KPM yang tersebar di seluruh kecamatan di Barito Selatan. Total bantuan yang disalurkan mencapai 102.840 kilogram beras, dengan masing-masing KPM menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan periode (Juni–Juli 2025).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Barito Selatan, Ir. Haryono, dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Barito Selatan untuk memastikan kualitas dan distribusi beras berjalan lancar.
“Kami terus melakukan koordinasi agar tidak terjadi keterlambatan penyaluran, dan agar setiap KPM menerima beras sesuai jumlah dan kualitas yang ditetapkan,” jelasnya.
Bupati Eddy Raya juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang menekankan pentingnya ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bulog Kalteng, Dinas Sosial, Camat, dan Kepala Desa penerima manfaat.
Penyaluran bantuan pangan tahap ini direncanakan berlangsung hingga akhir Juli 2025, dengan pengawasan langsung dari dinas terkait agar seluruh bantuan tersalurkan sesuai ketentuan. //
![]()
