PALANGKA RAYA – Aliansi Masyarakat Kalimantan Tengah Peduli Pulau Sumatra menyerahkan hasil penggalangan dana kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah.
Aliansi yang terdiri dari 23 lembaga, mulai dari unsur Cipayung Plus, BEM, himpunan mahasiswa jurusan, himpunan Mahasiswa daerah, hingga organisasi mahasiswa asal Sumatra Utara menggalang dana sejak 5–9 Desember 2025.
Penggalangan dana dilakukan melalui aksi penggalangan dana di tiga titik utama: Bundaran Burung, Bundaran Kecil, dan Lampu Merah TVRI, serta melalui donasi media sosial.
Dari kegiatan tersebut, aliansi berhasil mengumpulkan total Rp 129.871.600,-
Sekitar 1.500 pcs pakaian layak pakai dan 50 dus air mineral gelas yang di kumpulkan di Posko Aliansi berpusat di Sekretariat GMKI Cabang Palangka Raya.
Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Cabang Palangka Raya, Yosafat Menteng. E menyampaikan bahwa aksi ini lahir dari empati masyarakat Kalimantan Tengah terhadap saudara-saudara di Pulau Sumatra yang terdampak bencana.
“Aksi ini bentuk solidaritas masyarakat Kalteng. Duka Sumatra adalah duka Kalteng. Semoga yang donasi yang terkumpulkan ini cukup untuk meringankan beban saudara-saudari kita,” kata Yosafat.
“Kami mengucapkan Terima kasih atas kepercayaan kepada GMKI sebagai wadah aliansi. Ini bukan hanya tentang Sumatra, tapi ini tentang Indonesia, duka Sumatra adalah Duka kita semua, saya juga mengucapkan Terima Kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah yang sudah ikut bersolidaritas bersama kami, Warga bantu warga, mari kita bersama-sama berdoa semoga Bumi Sumatra cepat pulih dan semoga Bumi Tambun Bungai di Berkati,” lanjutnya.
Koordinator Lapangan Aliansi, Aal Arrahman, menyampaikan apresiasi atas dukungan lembaga dan masyarakat Kalteng.
“Terima kasih atas kepercayaan kepada saya sebagai koordinator lapangan. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Kalteng yang ikut mendukung. Gerakan ini besar karena kita bergerak bersama, ungkap Aal.
Aal berharap semangat solidaritas ini terus hidup dan menjadi gerakan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. //
![]()
