PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyiapkan program strategis di bidang pendidikan dengan mengirimkan pelajar untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.
Program beasiswa ini menargetkan pengiriman 100 dan merupakan instruksi langsung dari Gubernur Kalteng guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) daerah yang berdaya saing global.
Plt. Kadisdik Kalteng, Reza Prabowo menerangkan, pihaknya masih mematangkan skema persiapan bagi para pelajar, khususnya yang duduk di bangku kelas 11 dan 12 SMA/sederajat.
Pemprov juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menyukseskan program tersebut.
“Kita sudah bekerja sama dan nanti tunggu kejutannya. Kita akan gembleng anak-anak di Kalteng, khususnya kelas 12 atau proyeksi kelas 11. Akan kita siapkan TOEFL dan IELTS-nya supaya mereka bisa lolos seleksi di luar negeri,” katanya kepada awak media, Kamis (12/3/2026).
Pendampingan bahasa dan akademik ini menurutnya juga akan diberikan secara intensif hingga kuota 100 orang pelajar tersebut berhasil diberangkatkan ke universitas tujuan di luar negeri.
Pihaknya menekankan, tidak hanya berfokus pada lulusan SMA untuk jenjang strata satu (S1), Pemprov Kalteng juga membuka peluang pendampingan bagi program pascasarjana (S2).
Program peningkatan SDM ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng.
Ia menyebutkan, Pangdam bahkan secara langsung telah menawarkan diri untuk turut membina putra-putri daerah yang ingin mendaftar beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
“Tadi Pak Pangdam langsung menawarkan, ‘Kalau ada yang mau LPDP, saya bisa bantu membimbing dan membina.’ Pak Gubernur, Pak Wagub, Pak Kapolda, hingga Pak Kajati juga mendukung penuh. Beliau-beliau ini adalah orang tua kita yang siap membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak Kalteng,” pungkasnya.
![]()
